14 Agustus 2010

Nungging

Hehe....judulnya ndak enak dibaca ya? Saat ini aku tengah mengamati aktifitas putriku yg berusia 6bulan. NUNGGING. Iya.... Dengan asyik, maryam mengangkat pantatnya. Tangan mungilnya berusaha mencapai2 mainan yg kuletakkan tak jauh dari tempatnya nungging. Duh! Lucu banget si dedek. Dulu abangnya gimana ya?aku luping alias lupa-lupa ingat. Abangnya sekarang 2tahun6bulan.
Waktu yang bergegas meninggalkan 6bulan silam,yang kuingat saat itu aku harus berada di meja operasi utk kali yg kedua. Takdir Allah membuatku tdk bisa melahirkan normal seperti wanita kebanyakan, yg pertama karena preEklamsia(silahkan lihat tulisan lama di blog ini KETIKA BAYI MERACUNI IBUNYA) dan yg kedua karena masalah plasenta. Masya ALLAH. Segala sesuatu atas kehendaknya.
Hari itu jumat22januari2010, operasi berjalan lebih lama kurasa dari pd operasi yang pertama kualami. Plasentanya melekat,begitu kata dokter syahnural. Aku merasa begitu lemah waktu itu,kulihat perjuangan para tenaga medis itu ekstra keras karena ada diantara mereka yg membantu menekan dari atas dadaku.aku juga disuruh minum obat dengan cara dikunyah.kalau tak salah dengar dokter sempat memerintahkan memasukkan obat lewat-maaf-anus. Entahlah....seingatku dulu ibrahim tak selama ini mengeluarkannya,tak lama berselang maryam pun keluar. Mgkin saking hebohnya,dokter tak sempat lg menyuruhku mencium si bayi. Sebelum perutku dijahit kembali, dokter sempat menanyakan apakah aku mau steril atau tidak. Kujawab jangan dulu kami (aku n suami)blm ada bicarakan ttg hal itu. Demikian pngalamanku,smg dapat dijadikan pelajaran hidup utk kita semua,termasuk aku yg harus banyak2 bersyukur karena ALLAH telah karuniakan sepasang anak yg insya ALLAH(mohon doa dari semua) adalah mjd anak yg sholeh n sholehah.amin. Kisah ini berakhir seiring maryamku yg tertidur pulas setelah nenen n kecapean nungging.hehe

Nungging

Hehe....judulnya ndak enak dibaca ya? Saat ini aku tengah mengamati aktifitas putriku yg berusia 6bulan. NUNGGING. Iya.... Dengan asyik, maryam mengangkat pantatnya. Tangan mungilnya berusaha mencapai2 mainan yg kuletakkan tak jauh dari tempatnya nungging. Duh! Lucu banget si dedek. Dulu abangnya gimana ya?aku luping alias lupa-lupa ingat. Abangnya sekarang 2tahun6bulan.
Waktu yang bergegas meninggalkan 6bulan silam,yang kuingat saat itu aku harus berada di meja operasi utk kali yg kedua. Takdir Allah membuatku tdk bisa melahirkan normal seperti wanita kebanyakan, yg pertama karena preEklamsia(silahkan lihat tulisan lama di blog ini KETIKA BAYI MERACUNI IBUNYA) dan yg kedua karena masalah plasenta. Masya ALLAH. Segala sesuatu atas kehendaknya.
Hari itu jumat22januari2010, operasi berjalan lebih lama kurasa dari pd operasi yang pertama kualami. Plasentanya melekat,begitu kata dokter syahnural. Aku merasa begitu lemah waktu itu,kulihat perjuangan para tenaga medis itu ekstra keras karena ada diantara mereka yg membantu menekan dari atas dadaku.aku juga disuruh minum obat dengan cara dikunyah.kalau tak salah dengar dokter sempat memerintahkan memasukkan obat lewat-maaf-anus. Entahlah....seingatku dulu ibrahim tak selama ini mengeluarkannya,tak lama berselang maryam pun keluar. Mgkin saking hebohnya,dokter tak sempat lg menyuruhku mencium si bayi. Sebelum perutku dijahit kembali, dokter sempat menanyakan apakah aku mau steril atau tidak. Kujawab jangan dulu kami (aku n suami)blm ada bicarakan ttg hal itu. Demikian pngalamanku,smg dapat dijadikan pelajaran hidup utk kita semua,termasuk aku yg harus banyak2 bersyukur karena ALLAH telah karuniakan sepasang anak yg insya ALLAH(mohon doa dari semua) adalah mjd anak yg sholeh n sholehah.amin. Kisah ini berakhir seiring maryamku yg tertidur pulas setelah nenen n kecapean nungging.hehe

12 Agustus 2010

Unique student

SDN 28, 5 Agustus 2010, 12.30, Kupandangi sebuah keong mini di tanganku. Kaget krn diberikan padaku tanpa berpanjang lebar. Ia ngirit kata2 dengan "Nih, Bu!" dan dg cepat kembali ke mejanya. Ia sibuk mengeluarkan buku dari tas. Eeeeh,pura-pura sibuk sepertinya,karena sesekali kulihat ia melirikku. Karena aku ragu atas keong tersebut kupanggil ia guna menanyakan apa maksud NIH BU tadi. "Firdaus!" ia tak menoleh,tangannya sibuk menata buku diatas meja. Kupanggil sekali lagi. Kali ini dengan menambah volume suaraku. "Fir..firdaus, Ibu manggil Firdaus nih" Yup!berhasil ia menatapku, "ehm, ini utk Ibu kah?" kepalanya terangguk-angguk sambil tersenyum malu. "Alhamdulilah,thank you ya,firdaus".sekali lg ia mengangguk.
Aha, tentu saja ia tak tahu sama sekali ada hal istimewa apa hari itu. Ia pasti tak pula memahami hatiku yg sedang berbahagia dan semakin bertambah bahagia dgn hadiah darinya itu. 5 Agustus adalah hari jadi pernikahanku dengan suami tercinta. Walau berangkat mengajar sejak jam6 pagi hingga selesai jam2 siang,hatiku masih saja bernyanyi-nyanyi sambil mengenang4tahun perjalanan pernikahan kami. Lalu apa hubungannya dg Firdaus?
Aku pernah menulis di blog tentang seorang Firdaus. Aku hanya mencoba menuliskan kembali, bahwa semakin hari Firdaus semakin baik. Jika hari itu ia membuatku meledak, maka hari ini(setelah ku maknai PAIKEM GEMBROT dlm kelas2 yg kumasuki)aku melihat sosok lain dari dirinya. Ternyata, Firdaus itu dan mungkin murid2ku lainnya adalah anak2 yg unik khas anak SD. Wallahualam.

Unique student

SDN 28, 5 Agustus 2010, 12.30, Kupandangi sebuah keong mini di tanganku. Kaget krn diberikan padaku tanpa berpanjang lebar. Ia ngirit kata2 dengan "Nih, Bu!" dan dg cepat kembali ke mejanya. Ia sibuk mengeluarkan buku dari tas. Eeeeh,pura-pura sibuk sepertinya,karena sesekali kulihat ia melirikku. Karena aku ragu atas keong tersebut kupanggil ia guna menanyakan apa maksud NIH BU tadi. "Firdaus!" ia tak menoleh,tangannya sibuk menata buku diatas meja. Kupanggil sekali lagi. Kali ini dengan menambah volume suaraku. "Fir..firdaus, Ibu manggil Firdaus nih" Yup!berhasil ia menatapku, "ehm, ini utk Ibu kah?" kepalanya terangguk-angguk sambil tersenyum malu. "Alhamdulilah,thank you ya,firdaus".sekali lg ia mengangguk.
Aha, tentu saja ia tak tahu sama sekali ada hal istimewa apa hari itu. Ia pasti tak pula memahami hatiku yg sedang berbahagia dan semakin bertambah bahagia dgn hadiah darinya itu. 5 Agustus adalah hari jadi pernikahanku dengan suami tercinta. Walau berangkat mengajar sejak jam6 pagi hingga selesai jam2 siang,hatiku masih saja bernyanyi-nyanyi sambil mengenang4tahun perjalanan pernikahan kami. Lalu apa hubungannya dg Firdaus?
Aku pernah menulis di blog tentang seorang Firdaus. Aku hanya mencoba menuliskan kembali, bahwa semakin hari Firdaus semakin baik. Jika hari itu ia membuatku meledak, maka hari ini(setelah ku maknai PAIKEM GEMBROT dlm kelas2 yg kumasuki)aku melihat sosok lain dari dirinya. Ternyata, Firdaus itu dan mungkin murid2ku lainnya adalah anak2 yg unik khas anak SD. Wallahualam.

13 Juli 2010

KEKERASAN VERBAL

Aku pernah amempunyai tekad utk mjd guru yg menyenangkan, karena aku tak suka guru yg killer. Itu istilah yg kerap kami gunakan utk menyebut guru yg tdk membuat kami nyaman ketika proses pembelajaran berlangsung di kelas.
Menurutku seharusnya siswa merasa gembira,senang,nyaman waktu belajar.
Adalah Firdaus (memang nama sebenarnya) yg sempat memancing emosiku mengatainya Kurang Ajar. Ya Allah, teganya aku waktu itu. Dan Firdaus pun menangis. Duh! Hanya karena tingkah polahnya sebagai anak2 ia harus mjd korban Kekerasan Verbal dimana aku sebagai guru mjd pelakunya. Ia masih anak2. Muridku ini masih kelas3SD. KELAS 3!!! Tangisannya menusuk hatiku. Usianya mungkin belum genap 10tahun. Dan aku?yang hampir 28tahun ini kalap,terburu2 serta penuh emosi mendampratnya. Padahal di pagi harinya (oh ya, aku masuk kelas3 siangnya) aku baru saja menonton GONG RUAI tentang kekerasan guru terhadap murid wabil khusus kekerasan fisik. Yang disebut kekerasan fisik tentunya tindakan menyakiti fisik, sementara kekerasan verbal dipahami sebagai tindakan menyakiti melalui perkataan terhadap seseorang.
Dan aku pun menangis lagi. Ya Allah, aku pun tersika batin. Aku punya anak di rumah. Ibrahim. Aku tak ingin membayangkan Ibrahim dg kepolosannya, kenikmatannya, kebahagiaan di masa kecilnya kini dimarahi, dibentak, bahkan dihajar oleh gurunya. Tentu saja aku tak rela. Bagaimana dgn orang tua muridku yang bernama Firdaus? Kini yg berkelebatan di benakku adalah senyum manis Firdaus sebelum ia 'terluka' olehku. Polos... Manis... Spt senyum Ibrahim.
Robb... Tuhanku yang Maha Pengasih, karuniakanlah kepadaku rasa kasih, kesabaran, kebaikan, kearifan dalam menghadapi murid2ku, luruskan niatku ketika masuk ke kelas. Mudahkan proses dan barokahi hasil kegiatan belajar kami. Cukuplah 5 November 2009 sebagai episode buruk sejarahku menjadi guru.... NB:maafkan mam lia ya firdaus? yang telah membuat Firdaus tersedu2. Smg engkau menjadi anak yg dapat dibanggakan orang tua, sekolah dan masyarakat. Amin

11 Juli 2010

PAIKEM GEMBROT

Sumpah! Itu bukan nama orang n bukan ngatain orang. Hehe. Waktu pertama dengar, geli deh rasanya. Lucu.com getho loh! PAIKEM GEMBROT merupakan sebuah metode yg harus dipelajari semua guru di Indonesia terutama bagi mereka yg tdk hanya ingin mengajar,melainkan jg mendidik para siswa.
Berikut adalah kepanjangan dari PAIKEM GEMBROT : Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif Menyenangkan Gembira dan Berbobot. Wokeh! SEMANGAT! Tekad baru mjd GURU dg PAIKEM GEMBROT. Besok udah mulai masuk sekolah. Ada TEKAD baru utk mengaplikasikannya di kelas2 yg akan kumasuki. Hmmm...wait for me my student. I will give u all a wonderful learning experience which is joyful, fun, interesting...bla bla bla. Let's go to a new paradigm of teaching n learning process. Hello, PAIKEM GEMBROT. It is nice to know u

Semangat PAIKEM GEMBROT

Sungguh sebuah pengalaman yg berkesan bagiku saat mengikuti THE INSPIRING TEACHER TRAINING tgl28-29 Juni 2010 lalu, ya materinya, ya pembicaranya, ya metodenya, ya teman pesertanya, ya tempatnya, ya ya ya semuanya deh!

Ada beberapa poin yg ingin kutulis kan dan semoga bermanfaat bagi kita semua, diantaranya :

1. Seorang guru merupakan fasilitator, ia menjadi fasilitas siswanya dalam belajar,meramu semua hal yg bisa dijadikan pembelajaran dan pengalaman belajar
2. Guru skrg sibuk merencanakan pembelajaran ketimbang pelaksanaan. Di kepalanya telah ada mind set mau diapakan kelas itu, mau dibawa kemana para siswa
3. Berikanlah kepada siswa hanya hal2 positif. Mengomentari siswa pun kita sebagai guru disarankan untuk memilih kata2 positif. Sudah saatnya kita meninggalkan hal-hal negatif yg hanya akan menyakiti siswa
4. Siswa memiliki tipe belajar yg berbeda satu sama lain. Ada yg dapat belajar dg baik ketika mengoptimalkan pendengarannya, atau ada juga yg mengandalkan visual/penglihatan.bahkan ada juga yg menggunakan gerak. Semuanya baik selama siswa dapat belajar dg optimal.
5. Guru harus rajin mengevaluasi metode pembelajaran yg ia lakukan di kelasnya, apakah efektif atau tidak
6. Siswa harus dibuat senang n gembira supaya ia suka hati menerima pelajaran, gembira ria, tersenyum bahagia... Ah,indahnya...
7. Guru yg kreatif akan membuat RPP kreatif pula, yg isinya memuat segala perencanaan yg berhubungan dg pengelolaan kelas dan siswanya. RPP ini merupakan skenario yg dibuat, dimana guru bertindak sebagai sutradaranya
8. Siswa tdk hanya disentuh kognitifnya,namun yg terpenting Pembangunan karakternya. Kedepan tak kan pernah siswa mempergunakan semua rumus yg pernah pelajari sekaligus melainkan bagaimana sikap diri yg tekun, karakter yg teguh,

Episode luka 1

Aduh! Al Qur'an di tangan terlepas ke pangkuanku, Astaghfirullah,Kuraba segores luka di pelipis kananku. Hah?!berdarah! Tak banyak tapi jelas terasa nyeri.Sementara si 'pelaku penganiayaan' hanya sebentar bengong melihatku meringis kini telah asyik kembali 'ngobrol' dgn koleksi mobil mininya. "Ya ALLAH, sayang umee... Kog umeenya dilempar pake mobil?" dia tak perduli. "Sayang... Ini kening umee berdarah" "ha?" ia melihat sekilas. Yah,hanya sekilas saja dia sudah asyik lg berceloteh, "ngeng...ngeeng" kuraih jemarinya, kurangkul ia. "Apa mee?" sembari melirik ke arah lukaku. "Sakit nih sayang..." diperhatikannya lukaku dg seksama,"Maap mee" sepotong kata maaf dan senyum manis kini kerap ia lontarkan jika ia melakukan 'salah'. Seusianya kini 2tahun, sudah barang tentu ia belum memahami atau mungkin lebih tepatnya ia baru mempelajari ttg salah benar dlm hal yg sangat sederhana. Kerap salah yg tercipta hanyalah sebentuk ikhtiarnya mendapat perhatian kami atau dikali yg lain upaya mengajak kami bermain. Iya nak,maafkan umee jg kalo sebelum mobilmu mendarat kilat di jidat umee, memang ada hajatmu yg tak umee penuhi,tak umee perdulikan,meski hanya sekedar menoleh padamu pun,skali lg maaf ya,permata hatiku

S E N J A nan RUPAWAN

Saat hari telah letih, ia mendesah lelah.
Suatu sore ia hendak berlalu dalam diam yang tak biasa.
Wajahnya yg elok tak dapat ia sembunyikan.
Kepada malam ia titipkan sebuah rasa yang tak mungkin menghilang.
Cukuplah ia menggundah karena senyumnya teramat rupawan untuk ia sia-siakan.
Istirahatlah senja, kunanti hingga kau berseri kembali

05 Juli 2009

15 Februari 2009

R e n u n g a n . . . .

Saat kita sadar bahwa usia yang kita miliki terbatas

harusnya membuat kita memilih berfikir, bersikap dan bertindak dewasa.

Ikatlah hubungan ini denganiman, temanku..

karena hanya dengan itulah kelak saat kita dihisab Allah,

kita dapat mempertanggungjawabkan

semua pilihan-pilihan hidup kita hari ini.

Sungguh kewajiban kita jauh lebih banyak daripada

waktu yang tersedia…….

Dari : Seorang kakak dibawah pohon beringin

08195xxxxxx

Januari 11th ’09

14 Februari 2009

PREEKLAMSIA-EKLAMSIA: KETIKA BAYI "MERACUNI" IBUNYA

Syerem yaah?? Itu judul sebuah artikel yang didapat suamiku karena dokter memvonisku berpenyakit demikian. Bayangin... hampir setahun merindukan untuk hamil, ketika diberi oleh Allah, kondisinya malah membuat aku terhenyak, bayiku meracuni ibunya... kog bisa? Gitu deh, Ibrahim yang kami rindukan kehadirannya, harus lahir setahun lalu secara caesar. Sementara sperti yang dikhawatirkan dokter, ternyata keesokan harinya pasca ’melahirkan’ aku kejang....saat itu seperti meregang nyawa, kurasakan tubuhku kehilangan kontrol, tak mampu lagi untuk bertahan dalam keadaan sadar. Sayup...kudengar semua orang diruangan itu memanggil-manggil namaku, membimbing menyebut kalimat syahadat. Sempat kulihat suamiku, kami berpandangan, ingin kukatakan padanya, ’titip anakku ya bang....’ karena kufikir mungkin episode hidupku kan berakhir saat itu. Tapi mulutku pun sudah tak bisa diajak kompromi, terik alias kejang.... hatiku saja yang berkecamuk dalam dzikir mengingatNya. Aku pasrah, kalau pun aku harus finish…inilah jihadku.... alhamdulillah, kejadian itu tak berlangsung lama selang beberapa jam aku siuman. Saat itulah aku merasa oooh aku pingsan. Sungguh, sebelumnya aku tak pernah merasakannya. Saat melahirkan itulah, kuakrabi perawat, infus, operasi, jarum suntik, pingsan, kateter-kalau ndak salah, itu namanya untuk nyebut selang kencing, dokter, bius, obat dan sederet hal lain yang behubungan dengan perjuangan untuk sembuh. Padahal sbelumnya aku tak pernah dan tak ingin berurusan dengan semua itu. Dokter Boyke artikel tersebut bilang, ia sering menangani penderita eklamsia ini juga tak habis pikir bagaimana bisa bayi yang notabene darahnya sendiri dianggap "musuh" oleh tubuh sang ibu. "Makanya bayi eklamsia itu sebenarnya menderita, maka biasanya beratnya kurang." Ya, itu pula yang terjadi pada anakku, berat badan nya hanya 2200 gram alias 2,2 kg. Alhamdulillah, begitu dipisahkan dari ibunya dia langsung unjuk rasa, nanges sa’kuenceng-kuencengnya dan tubuhnya pun tidak pucat, sehingga dokter Syahnural Lubis yang menanganiku memutuskan bahwa si dedek tak perlu dikurung dalam tabung. Itu anak kecil, beratnya segitu doang karena plasenta ibu rusak, tidak bisa menyalurkan jatah makanan sebagaimana mestinya, kata pak dokter. Duh, anakku... kita fren dong... cukuplah ’perkelahian’ kita. Aku sangat berharap tak ada lagi cerita racun-racunan. Karena sesungguhnya kita saling mencintai, saling menyayangi, semoga Allah mengumpulkan kita di JannahNya ya naak.. sama abee, umee, apo, datok, nenek, paman, pak usu, dan semua pihak yang telah membantu.aamiin. Terima kasih sudah membaca, semoga mendapat manfaat.

Belajar dari Ibrahim

Sering kita merasa takwa

Tanpa sadar terjebak rasa

Dengan sengaja mencuri-curi

Diam-diam ingkar hati

Pada Allah mengaku cinta

Walau pada kenyataannya

Pada harta pada dunia

Tunduk seraya menghamba

#Belajar dari Ibrahim

Belajar takwa kepada Allah

Belajar dari Ibrahim

Belajar untuk mencintai Allah

Malu pada Bapak para Anbiya

Patuh dan taat kepada Allah semata

Tanpa pernah mengumbar kata-kata

Jalankan perintah tiada banyak bicara

Belajar dari Ibrahim Belajar takwa padaNya

Belajar dari Ibrahim Untuk mencintai Allah

Belajar dari Ibrahim Belajar takwa kepada Allah

Belajar dari Ibrahim Belajar untuk mencintai Allah

With love umee for dd

01 Februari 2009

INGA-INGA
Remidial bahasa inggris kelas xii
syarat : absen 75%
dari seluruh jumlah pertemuan
tugas :
mencatat kosakata yang di dapat
dari penjelasan guru bidang studi
selama pelajaran bahasa inggris berlangsung
di setiap pertemuan
(dibuat seperti kamus kecil
tapi tidak berdasarkan abjad
melainkan berdasarkan tanggal pertemuan)

inspiring folder

Jumat, 19 muharram 1431

16 Januari 2009

Bloggers


Udah lamaaa sekali pengen nulis sekaligus mendpt tempat untuk publikasi. Sebuah kalimat yang kudapat dari blog seorang murid ia ingin bisa nge-blog setiap waktu, setiap hari, setiap jam, setiap menit…blabla, sebegitunyakah? Kalau punya blog, udah lama ada..wis dibuatin suami yang emang kerjaan sehari-harinya bermesraan dengan IT. Tapi ngisinya, duh… mana sempet?? Selama ini aku lebih memilih untuk menuliskan perasaan, ide, atau apalah namanya dalam buku tulis biasa. Itu pun kalau sempat. Kalau soal ide mah, always menari-nari dikepala berebutan minta perhatian, tapi yaah ndak punya cukup waktu untuk secara khusus mengetiknya supaya bisa masuk blog lalu terbaca di dunia tanpa batas, dunianya si maya kata orang. Ini aja tengah malam buta (emang punya mata??he) Kenapa seh? Tulisan ini tidak dibuat untuk mencari-cari alasan, ngape tadak nulis... mumpung lagi semangat, abis ngobrak-ngabrik blog orang, asyik juga, apalagi kalau dapet yang rajin ngutak-ngatik, bagus banget blognya, ada yang biru dan ada yang merah, pasti setiap hari disiram semua, ups... bukan dink!! Tapi didandani (kata desot biar cantik... apa seh?). mungkin karena ga ada kerjaan laen. Kalau aku buanyaak yang mau dikerjain sebagai aktifitas harian, diantaranya bobo, maen, maem, bobo lagi, maen lagi, maem lagi.... trus-trus begitu. Maksudna si ibrahim kecilku. Kalau pas dia bobo bisa sih, mulai nulis, tapi pk buku sodara-sodara karena laptopnya dibawa abi kerja he.... pengen sih punya sendiri, tapi belum urgen yah? nah! Semangat ini semoga terus dapat terpelihara. Tulis ajah, ntar minta suamiku tercinta yang dandani. Welcome for me... thanks udah mau baca, semoga dapat ibrah.

thank you...

Alhamdulillah blog-ku jadi juga
thank you buat yang selalu menyemangati, mendukung, mengomentari,
akhirnya kulihat juga tulisan BLOG ANDA SUDAH JADI..... lega....
made in sorang dech!!!yang gaptek kali, trial and error.but, as you read, here i'm, never too late to be here, with all of you.
jazakumullahukhairan katsiir.